Standar Kompetensi

KNOWLEDGE

Ilmu pengetahuan yang harus dimiliki oleh seorang sarjana akuntansi profesional mencakup :

  • Ilmu akuntansi, keuangan dan ilmu pengetahuan terkait lainnya.
  • Pengetahuan mengenai kegiatan bisnis dan pengorganisasian.
  • Pengetahuan dan kompetensi di bidang teknologi informasi.

Ilmu akuntansi, keuangan dan imu pengetahuan terkait lainnya
Pengetahuan mengenai ilmu akuntansi, keuangan dan ilmu terkait lainnya haruslah mencakup pokok-pokok bahasan sebagai berikut :

  • Akuntansi keuangan dan laporan keuangan
  • Akuntansi manajemen dan pengendalian manajemen
  • Perpajakan
  • Hukum bisnis dan perdagangan
  • Audit dan assurance
  • Keuangan dan manajemen keuangan dan
  • Etika dan nilai – nilai profesional.

Pengetahuan mengenai kegiatan bisnis dan pengorganisasian
Pengetahuan dalam bidang ini haruslah meliputi pokok – pokok bahasan sebagai berikut :

  • Ilmu ekonomi
  • Lingkungan bisnis
  • Corporate Governance
  • Etika bisnis
  • Pasar uang
  • Metode kuantitatif
  • Perilaku organisasi
  • Manajemen strategis dan pengambilan keputusan
  • Pemasaran serta
  • Perdagangan internasional dan globalisasi

Pengetahuan dan kompetensi di bidang teknologi informasi
Pengetahuan dan kompetensi di bidang teknologi informasi haruslah meliputi bidang – bidang berikut ini :;

  • Pengetahuan umum teknologi informasi
  • Pengetahuan mengenai pengendalian teknologi informasi
  • Kompetensi di bidang pengendalian teknologi informasi dan
  • Kompetensi sebagai perancang atau penilai atau manajer sistem informasi maupun gabungan kompetensi – kompetensi tersebut.

Professional Skills
Setiap individu yang menginginkan untuk menjadi sarjana akuntansi profesional harus memiliki beberapa keahlian sebagai berikut :

  • Intellectual skills
  • Technical and functional skills
  • Personal skills
  • Interpersonal and communication skills
  • Organizational and business management skills

Intellectual Skills
Intellectual skills terbagi dalam 6 tingkatan, yaitu pengetahuan (knowledge), aplikasi (application), analisis (analysis), sintesa (synthesis) yang menggabungkan pengetahuan dari beberapa bidang, memprediksikan dan menerik kesimpulan dan evaluasi (evaluation). Hal ini sangat penting bagi setiap individu agar dapat meraih tingkatan tertinggi pada setiap kualifikasi yang dibutuhkan
Intellectual skills memungkinkan seorang sarjana akuntansi profesional untuk menyelesaikan masalah, membuat keputusan dan memakai judgement yang tepat pada setiap kondisi organisasi yang bersifat kompleks. Keahlian ini seringkali diperoleh melalui adanya pendidikan umum yang luas.
Intellectual skills yang dibutuhkan mencakup beberapa hal sebagai berikut

  • Kemampuan untuk menempatkan, mendapatkan, mengorganisasikan  dan memahami informasi yang berasal dari manusia, media cetak dan media elektronik.
  • Kemampuan untuk menyelidiki, menelitim, berpikir dengan logika, mengetahui sebab akibat dan menganalisa secara kritis
  • Kemampuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang tidak terstruktur dan tidak biasa terjadi.

Technical and Functional Skills
Kemampuan ini terdiri dan kemampuan umum dan juga kemampuan yang spesifik terhadap akuntansi yang mencakup

  • Aplikasi matematis dan statistik serta keahlian information and technology
  • Decision modeling dan analisa risiko
  • Pengukuran
  • Pelaporan
  • Kepatuhan terhadap peraturan dan hukum yang berlaku

Personal skills
Kemampuan ini terkait dengan perilaku dan sika dari sarjana akuntansi profesional. Mengembangkan sikap dan perilaku ini dapat membantu pembelajaran dan perbaikan individual yang mencakup :

  • Self Management
  • Inisiatif, kemampuan untuk mempengaruhi dan self learning
  • Kemampuan untuk memilih dan membagi prioritas dengan sumber yang terbatas dan mengelola pekerjaan yang tenggat waktu yang sangat ketat
  • Kemampuan untuk mengantisipasi dan beradaptasi terhadap perubahan
  • Pertimbangan atas implikasi terhadap professional values, etik dan perilaku dalam pembuatan keputusan dan
  • Skeptisme profesional

Interpersonal and Communication Skills
Kemampuan ini memungkinkan sarjana akuntansi profesional untuk bekerja dengan pihak luar organisasi, menerima dan mengirimkan informasi, memberikan pertimbangan yang memadai dan membuat keputusan secara efektif. Komponen yang tercakup dalam keahlian ini adalah

  • Bekerja dengan pihak lain dalam suatu proses konsultasi, untuk bertahan dan menyelesaikan masalah
  • Bekerja dalam tim
  • Berinteraksi dengan individu yang berbeda secara cultural dan intelektual
  • Menegosiasikan kesepakatan dan penyelesaian yang dapat diterima di dalam lingkungan profesi
  • Bekerja secara efektif di dalam yang multicultural
  • Menyajikan, mendiskusikan, melaporkan dan mempertahankan pendapat secara efektif melalui komunikasi formal dan informal baik tertulisl maupun lisan.
  • Mendengar dan membacaa secara efektif, termasuk kepekaan terhadap perbedaan budaya dan bahasa.

Organizational and business management skills
Keahlian di bidang ini telah menjadi bagian yang semakin penting bagi sarjana akuntansi profesional. Sarjana akuntansi dituntut untuk berperan lebih aktif dalam kegiatan operasional organisasi. Sebelumnya tugas sarjana akuntansi mungkin hanya terbatas pada penyediaan data yang akan digunakan oleh pihak lain, namun sekarang sarjana akuntansi sering menjadi bagian dari kelompok pembuat keputusan. Sebagai konsekuensinya, sangatlah penting bagi seorang sarjana akuntansi untuk memahami seluruh aspek di dalam pengelolaan organisasi. Oleh sebab itu, sarjana akuntansi profesional perlu untuk memiliki pengetahuan bisnis, kesadaran politik dan pengetahuan global yang luas.
Keahlian di bidang ini mencakup

  • Perencanaan strategis, manajemen proyek, manajemen sumber daya manusia dan pengambilan keputusan
  • Kemampuan untuk mengatur dan mendelegasikan tugas, memotivasi dan mengembangkan sumber daya manusia
  • Kepemimpinan dan
  • Pertimbangan dan kearifan profesional


ATTITUDE

Proses pendidikan sarjana akuntansi profesional harus mencakup nilai dan perilaku yang mengarah kepada komitmen untuk :

  • Kepentingan publik dan sensitifitas terhadap tanggung jawab sosial
  • Pengembangan diri dan belajar terus menerus
  • Dapat diandalkan, bertanggung jawab, tepat waktu dan saling menghargai
  • Hukum dan peraturan yang berlaku

Pendekatan setiap program terkait dengan pembelajaran nilai – nilai profesional, etika dan perilaku akan mencerminkan tujuan, lingkungan budaya dan negara masing – masing, setidaknya program tersebut harus mencakup :

  • Prinsip – prinsip etika
  • Perbedaan rincian peraturan, kerangka kerja dalam beretika serta kelebihan dan kekurangannya
  • Penguasaan prinsip etika dasar dari integritas, objektifitas, komitmen atas kompetensi dan keahlian profesi yang memadai dan mampu menjaga rahasia
  • Perilaku profesional  dan kepatuhan terhadap standar – standar teknis.
  • Konsep atas independensi, skeptisme, akuntabilitas dan harapan publik
  • Etika dan tanggung jawab sosial profesi
  • Etika dan hukum termasuk hubungan antara hukum, peraturan dan kepentingan umum
  • Akibat dari perilaku tidak etis terhadap individu, profesi dan masyarakat luas
  • Etika di dalam kegiatan bisnis dan good governance
  • Etika dan profesionalisme akuntan ; whistle blowing, konflik kepentingan, dilema etika dan resolusinya.

Tim 45 Mahasiswa Tim 45 Mahasiswa
Kunjungan Ke PT LatinusaKunjungan Ke PT Latinusa
Telecommunication Industry Knowledge TrainingTelecommunication Industry Knowledge Training
KPU dengan Metode Pemilihan ElektronikKPU dengan Metode Pemilihan Elektronik
NAW 2011NAW 2011
Rapat LatinusaRapat Latinusa