Testimonial Alumni

Testimoni Alumni

Daftar Pertanyaan:

Bagaimana pengalaman anda saat kuliah di Akuntansi Unpad?

Bagaimana kiat sukses anda sehingga berhasil seperti sekarang?

Bagaimana tanggapan positif anda terhadap inovasi yang dilakukan oleh jurusan?

Apa pesan anda untuk Mahasiswa Baru Angkatan 2010?

 

Testimonial:

Maulana Ibrahim (Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia)

 

1.       Saat dulu terlihat berbeda karena peraturannya tidak seketat sekarang karena dulu ada kebebasan dalam belajar jadi bisa lebih bersosialisasi dan banyak mengikuti kegiatan olah raga.

2.       Karena dulu suka bergaul dan mengikuti banyak kegiatan seperti kegiatan olah raga, jadi saya sudah mempunyai network. Setelah kuliah network itu diteruskan menjadi scoop yang lebih luas. Kita harus punya banyak teman dan lingkungan juga networking harus naik agar tidak sulit dalam meniti karir.

3.       Inovasi yang dilakukan oleh jurusan sudah lebih maju & sudah lebih update mengenai pengetahuan terkini. Ilmu akuntansi merupakan ilmu yang banyak menyangkut hal praktek, jadi harus diikuti perkebangannya, jangan pasif. Contoh inovasi yang baik dilakukan adalah mengundang praktisi dari luar kampus sebagai pembicara dalam seminar.

4.       Harus tepat waktu dan membangun networking agar nanti saat selesai kuliah penyesuaiannya tidak lama. Mahasiswa juga perlu tantangan jadi ruang kerja mahasiswa jangan dibatasi. Yang penting harus networking dan gaul jangan belajar saja dan perbanyak teman.

 

 

 

Wiyas Hasbu, Akuntansi ’71 (Direktur Keuangan PT Pusri)


1.       Saat mendapat pelajaran di Akuntansi Unpad memang bermanfaat dan saat ilmu tersebut akan semakin berkembang saat berkerja.

2.       Kompetensi harus memenuhi knowledge and skill. Lalu, harus punya keahlian lain saat meniti karir. Harus professional, memiliki integritas, memiliki communication skill yang baik, juga harus menata networking baik secara internal & eksternal.

3.       Sudah sangat bagus dan on the right track. Dengan pemberian kuliah umum dan diskusi, para eksekutif & praktisi dapat sharing pengalaman mereka dengan mahasiswa sehingga mahasiswa sudah mengetahui dan tidak sulit saat nantinya lulus & terjun ke dunia kerja. Disamping pengetahuan, tambahan info dari praktisisi dapat menjadi bekal untuk mahasiswa.

4.       1) Kuasai pengetahuan (knowledge).

2) Jagalah attitude, behavior/prilaku, jati diri, integritas, loyalitas, dan professionalisme.

3) Skill ditingkatkan, sejalan dengan knowledge, diwujudkan dalam attitude.

 

 

Sudiro Asno, Akuntansi ’78 (Direktur Keuangan PT Telkom, Tbk.)


 

1.       Pengalaman saya kuliah dulu cukup menarik, karena dulu jurusan akuntansi merupakan jurusan yang sangat diminati oleh mahasiswa tapi cukup sulit. Namun Alhamdulillah saya bisa menjalaninya.

2.       Ikuti apa yang ditugaskan saat bekerja, berusaha untuk bekerja sebaik mungkin sesuai kemampuan, serta tekun dan konsentrasi dalam mengerjakan pekerjaan.

3.       Sudah bagus. Mahasiswa juga harus mengetahui tentang praktek dalam dunia akuntansi, karena teori & praktek itu berbeda jadi harus dipadukan. Lulusan S1 juga sebaiknya dipersiapkan tentang teori – teori yang disesuaikan oleh kebutuhan pasar seperti pengetahuan mengenai perusahaan yang listed di luar negeri. Dengan pengetahuan itu, mahasiswa menjadi siap pakai di dunia kerja.

4.       Pesan-pesan untuk mahasiswa :

-          Ikuti kuliah dengan baik jangan sering bolos.

-          Belajar setekun mungkin.

-          Belajar untuk betul – betul menguasai ilmu agar lulus dengan nilai yang tidak pas-pasan & tidak asal lulus karena untuk lulus saja itu gampang.

-          Mempepajari & memahami betul ilmu yang seharusnya didapat, sehingga ilmu tersebut akan melekat seumur hidup.

 

Humbul Kristiawan, Akuntansi ’93 (Senior Manager Deloitte International)


1.       Saat saya kuliah dulu saya juga aktif berorganisasi dan dan menjadi asisten untuk beberapa mata kuliah. Kombinasikan antara kuliah & kegiatan di luar kuliah agar seimbang tapi jangan sampai meningalkan kuliah. Kadang mahasiswa terlalu aktif jadi lupa dengan kuliah.

2.       Kiat – kiatnya adalah punya banyak teman, network, etos kerja, memegang prinsip & etika agar kita dilihat orang menjadi seseorang yang punya integritas, karena integritas itu penting sekali.

3.       Bagus sekali karena sudah lebih terbuka & Welcome untuk alumni. Perbanyak buka pintu untuk alumni untuk dapat berkontribusi lebih.

4.       Nikmatilah masa kuliah. Masa kuliah jangan disia-siakan. Kalau mau menjadi aktivis jadilah aktivis yang benar tapi jangan meninggalkan kuliah.

 

Indra Rossano, Akuntansi ’95 (Manager Price Waterhouse Coopers)


 

Pertanyaan 1 dan 3:
Pengalaman kuliah di Unpad saya dapat bertemu dengan orang2 yg unik dan berbakat dengan berbagai latar belakang dan kepercayaan. Serta belajar hal-hal baru, tentang kehidupan dan kemandirian.

Pada zaman saya, kuliah itu sebagian besar hanya teori saja. Pada waktu itu juga belum ada wahana yang menjembatani dunia kampus dengan dunia profesi nantinya. Karena itu kami (pengurus HIMA waktu itu) merintis jalan itu.


Apa yg kami cita2kan sudah mulai terwujud oleh langkah2 inovatif dan terobosan yang jurusan akuntansi, saat ini akuntansi berkembang secara dinamis dengan dunia teori yg lebih statis di kampus.

Saya juga diberi kesempatan untuk mengajar apa yang menjadi bidang saya, yaitu: Audit Investigasi & Forensic Accounting.

Pertanyaan 3 & 4:
Apa yang saya capai belum bisa dikatakan sukses. Banyak alumni lain yang lebih sukses dari saya. Saya tidak memiliki kata2 yang tepat untuk menggambarkan apa yg disebut kiat2 sukses itu.


Tidak mudah untuk bekerja dan berkarir. Tuntutan untuk kesempurnaan sangat tinggi. Kemampuan teknis yang diatas rata2 sudah menjadi standar, bukanlah keunggulan lagi. Dan kemampuan non teknislah yang menjadi penentu penting kemajuan karir seseorang ditempat seperti ini.

Jadi, teman2 mahasiswa yang ber IPK tinggi tetapi malas dan tidak mau mengembangkan kemampuan non teknisnya bersiap2lah menerima berbagai kesulitan apabila bekerja nantinya. Hal ini juga berlaku bagi teman2 yg memang hebat kemampuan non-teknisnya tetapi malas belajar kemampuan teknisnya jangan berharap bisa sukses nantinya. Jadi bersiap2lah dan terus mengasah kemampuan sedini mungkin, biasakan untuk belajar hal2 baru dengan sepenuh hati.

 

Taufik Sidik, Akuntansi ’85 (Special staff to CEO Medco E&P)

 

1.       Fasilitas yang sudah lebih bagus sekarang di bandingkan dengan dulu jadi dapat menjadi motivasi mahasiswa untuk menjadi kreatif. Dulu saat saya kuliah, saya ingin maju jadi saya belajar keras, dari pagi hingga sore belajar di kampus, di perpustakaan dan di rumah.

2.       Kiatnya adalah harus terus belajar dan tidak hanya belajar teori, juga harus memperluas pengetahuan dengan mempelajari ilmu yang lain untuk memperluas knowledge.

3.       Inovasi yang dilakukan sudah bagus sekali seperti kuliah umum dan seminar karena member pengetahuan dan sharing pengalaman untuk mahasiswa baru agar tahu tentang dunia kerja. Ada 3 unsur yaitu, usaha , bisnis & lembaga pemerintahan, akademisi. Dari unsur tersebut bisa dijalankan sistem kerjasama sumber daya manusia atau pengadaan mata kuliah baru. Program link & match juga sangat tepat untuk dilakukan.

4.       Semakin kesini kompetisi semakin ketat jadi harus memiliki keahlian lebih, soft skill & pengalaman berorganisasi. Di samping kemampuan akuntansi juga harus fasih dalam berbahasa inggris. Harus juga punya nilai pribadi yang lebih dari orang lain. Networking yang terjalin dengan alumni juga penting karena memudahkan dalam mencari kerja. Di dunia kerja, integritas & kejujuran merupakan hal yang utama jadi harus di pegang dalam diri masing – masing. Hal lain adalah harus mulai bisa bekerja sama dengan orang lain jg berfikir inovatif & kreatif.

 

 

Armanto Witjaksono, Akuntansi ’88 (Internal Auditor Bank of Tokyo)

1.       Unpad baru ada pendidikan praktika saat angkatan saya. Dengan modal nekat padahal ip saya hanya 2,3 saya mendaftar jadi asisten tapi terbukti saya bisa jadi asisten. Masa depan di jurusan akuntansi memang cerah, tapi jangan kuasai hanya ilmu akuntansi saja, harus kuasai juga ilmu di bidang lain.

2.       Harus punya visi & planning juga harus bermimpi tapi mimpi yang realistis. Visi merupakan tahapan penyampaian mimpi. Jangan berhenti untuk belajar ilmu yang dibutuhkan, juga harus belajar ilmu yang lainnya. Harus punya core competent.

3.       Saya sangat mendukung akan inovasi-inovasi yang dilakukan jurusan, meskipun ada beberapa yang terlambat. Sebaiknya jurusan juga memfasilitasi agar himpunan mahasiswa turut berpartisipasi dalam melakukan inovasi.

4.       Pesan untuk mahasiswa baru:

-          Harus belajar dengan serius demi mencapai masa depan yang cerah.

-          Asah dan kembangkan kemampuan analisis sejak awal karena ke depannya syarat menjadi seorang akuntan semakin sulit dan dibutuhkan kemampuan analisis yang baik.

 

Prof. Ida Suraida, Akuntansi ‘61 (Guru Besar Auditing Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran)


1.       Dulu pengalaman kuliah yang paling berkesan adalah saat S1. Mahasiswa FE pada tahun itu hanya 100 orang. Sangat menyenangkan dan akrab dengan semua teman. Waktu saya kuliah, yang menjabat sebagai dekan merupakan lulusan Amerika, jadi beliau menerapkan sistem dan kurikulum yang mengacu ke internasional.

2.       Kiat-kiat sukses:

-          Belajar terus dengan giat & baik sesuai cita-cita.

-          Jalani terus apa yang harus dijalani.

-          Harus pandai mengatur waktu dan tahu akan fungsi dan tugas masing-masing.

-          Adanya pengertian dalam keluarga.

-          Setelah mendapatkan ilmu, jangan lupa diamalkan dan selalu berdoa pada Allah.

3.       Inovasi yang telah dilakukan jurusan sudah baik sekali. Perkembangannya terus naik, tidak pernah turun. Pimpinan-pimpinannya juga bagus dan berdedikasi tinggi. Saya senang dan bangga akan generasi muda karena selain kreatif dan bersemangat, juga cepat merespon perubahan teknologi.

4.       Belajar dan ikuti poses belajar dengan baik. Dari awal harus tentukan tujuan dan punya target. Karena persaingan semakin hari semakin ketat, harus bisa mengikuti agar tidak tersisih. Kemampuan teknologi dan bahasa inggris juga harus baik. Ikuti kegiatan ekstrakulikuler yang baik serta tingkatkan terus kepandaian berorganisasi.

 

 

Rama Prihandana, Akuntansi ’78 (Mantan Direktur Utama PT RNI)


1.       Rajin baca buku dan mempersiapkan diri membaca materi sebelum besoknya masuk kuliah. Sering cari informasi dan bertanya ke senior tentang materi ujian, jadi akrab dengan senior. Saya aktif di senat juga sering ikut kegiatan olah raga.

2.       Sering menyumbangkan ide dan pikiran secara maksimal jadi ide-ide dapat dipakai saat kerja, banyak bertanya dan berusaha semaksimal mungkin.

3.       Inovasi yang dilakukan jurusan sekarang luar biasa. Saran saya, sebaiknya teman-teman yang sedang skripsi atau KKN, lebih dibuat interaksi dengan alumni. Selain pengadaan training dan seminar, mungkin membuat diskusi terbatas juga lebih efektif karena akan lebih interaktif.

4.       Jangan terlalu fokus pada bidang akuntansi agar minat belajar tidak hanya di bidang itu. Akuntansi terkait di semua bagian jadi kita pun harus eksis di semua bidang. “Kuliah” merupakan karunia yang diterima oleh sedikit pemuda Indonesia. Oleh sebab itu mahasiswa harus ingat kewajiban besar dibalik karunia yang diterimanya, terutama untuk bangsa, Negara, dan almamaternya.

 

Dr. Sandang, Akuntansi ’72 (Kepala Biro Keuangan Pemimpin Provinsi Jawa Barat)

1.       Saat saya kuliah dulu, kuliah dilakukan dengan banyak diskusi kelompok & mengerjakan soal-soal kasus. Menurut saya kerja kelompok adalah metode yang paling efektif pada pembelajaran. Saya dulu bukan seorang aktivis karena saya sudah berkeluarga.

2.       Kiat sukses:

-          Harus professional.

-          Adanya pengabdian kepada Negara serta tanggung jawab atas Negara demi mencapai good governance. Saat ini akuntan lebih berorientasi ke auditor, padahal dibutuhkan SDM yang berkualitas di bagian akuntansi dalam pemerintahan dan tidak hanya pada bagian post audit, demi menciptakan pemerintahan yang transparan. Pilihan insentif pada bidang pekerjaan juga merupakan pengabdian.

3.       Apresiasi sekali. Jurusan telah menjawab kebutuhan pasar dalam mengenalkan figure akuntan dan telah mengapresiasi yang seharusnya.

4.       Pesan untuk mahasiswa baru:

-          Tingkatkan profesionalitas akuntan.

-          Belajar untuk lebih memahami dinamika lingkungan.

-          Pikirkan jangan hanya materiil tetapi juga moral pada negeri ini.

-          Profesi akuntan di pemerintahan daerah lebih terbuka & transparan maka dibutuhkan SDM yang lebih.  

 

Armand Hermawan, Akuntansi ’87 (Direktur Keuangan & Administrasi (CFO) PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), BUMN, Kementrian Keuangan)


1.       Akuntansi Unpad adalah termasuk yang terbaik. Lulusannya banyak dan sukses. Kepandaian berorganisasi yang dibina sejak kuliah juga sangat berguna saat terjun di lapangan kerja. Mata kuliah yang berkualitas juga merupakan kekuatan dari Unpad.

2.       Dengan bertambahnya jumlah tenaga kerja di Indonesia, tetap tidak menjamin bahwa tenaga kerja Indonesia sudah mampu untuk berkompetisi. Denag datannya skilled people dari luar, mahasiswa harus bisa berkompetisi secara global. Kalau bisa mengambil S2 & S3 atau mengambil sertifikasi seperi EPA, dan tentunya meningkatkan kemampuan bahasa inggris dan communication skill juga sangat penting.Kita harus mampu dalam beradu ide dengan orang luar, membangun relationship dan menentukan kemana jalur kita.

3.       Inovasi yang telah dilakukan oleh jurusan sangat bagus sekali dibandingkan saat saya kuliah dulu. Sekarang jurusan bisa dkat dengan industry & koorporate, juga aktif menggaet alumni untuk meningkatkan knowledge mahasiswanya secara aktif dan intensif.

4.       Pendidikan dan belajar dengan giat pasti akan membuahkan hasil, bahkan mata kuliah yang tidak kita senangi pun. Jangan pilih-pilih pelajaran, harus belajar semua karena nantinya semua ada hasilnya.

 

 

Prof. Winwin Yadiati, Akuntansi ’80 (Guru Besar Akuntansi Keuangan FE Unpad)


1.       Dulu saya saat masuk Akuntansi Unpad berasal dari jurusan IPA jadi saya merasa agak sulit karena tidak belajar akuntansi saat SMA. Untungnya saat kuliah ada kegiatan mentoring atau belajar sama dari senat dan himpunan mahasiswa, jadi sangat membantu saya dalam kuliah.

2.       Kiat suksesnya adalah :

-          Harus tekun, ulet, dan rajin.

-          Harus terus belajar.

-          Jarus focus dalam mengerjakan sesuatu.

3.       Saya sangat apresiasi sekali dengan apa yang telah dilakukan oleh jurusan seperti menjalin networking dengan user, dan mahasiswa diajak untuk melihat dunia akuntansi secara praktek. Lulusan Akuntansi Unpad banyak dipakai di dunia kerja dan alumninya dikenal banyak diserap di dunia kerja.

4.       Jangan sia-siakan waktu, manfaatkan kesempatan yang ada, lakukan evaluasi secara berkala, dan harus peka terhadap perembangan lingkungan, jangan cuek.

 

Widya Arijanti, Akuntansi ’89 (Partner termuda Ernst & Young International)

1.       Saat kuliah di Akuntansi Unpad sangatlah menyenangkan. Akuntansi itu bidang kerjanya pasti terbuka. Mahasiswa yang nilainya bagus akan lebih mudah mendapatkan perkerjaan.

2.       Kiat sukses :

-          Pandai berorganisasi, jangan hanya belajar, karena bukan hanya kemampuan akademis saja yang penting.

-          Harus pandai memotivasi team kerjanya.

-          Jangan hanya memperhatikan pelajaran. Berorganisasi dan bermasyarakat pun harus seimbang.

3.       Inovasi yang dilakukan jurusan sangat bagus sekali dan sudah maju disbandingkan dengan dulu. Dengan mengundang alumni atau para professional untuk mengajar di kampus membuat mahasiswa ada bayangan akan dunia kerja.

4.       Belajar dengan baik untuk dapat nilai yang baik. Latihlah kemampuan bekerjasama dan kemampuan menyelesaikan konflik, karena hal tersebut tidak dipelajari saat kuliah. Asah kemampuan berorganisasi, tidak hanya kemampuan akademik, untuk memperkaya kemampuan saat bekerja.

 

Omay K. Wiraatmadja, Akuntansi ’68 ( Mantan Direktur Utama PT Pupuk Kaltim ; Mantan Direktur Keuangan PT Pupuk Kujang Cikampek)


1.       Saat saya kuliah dulu, Akuntansi adalaha jurusan yang baru. Jumlah mahasiswanya pun sedikit. Dulu cara belajar di Akuntansi Unpad ada 2 yaitu Studi Bebas dan Studi Terpimpin. Studi Bebas membebaskan mahasiwa mau belajar atau tidak. Studi Terpimpin harus ada batas waktu, dan diperingatkan untuk belajar. Saya dulu sangat aktif dalam organisasi baik internal maupun eksternal.

2.       Kiat sukses :

-          Didikan orangtua, disiplin, jujur, rajin beribadah sert SOPAN.

-          Berani karena benar

-          Aktif berorganisasi. Ambil ilmu-ilmu yang didapat saat beorganisasi.

-          Gaul dan kenal banyak orang.

-          Dekat dengan karyawan saat menjadi atasan.

3.       Luar biasa menurut saya akan apa yang sudah dilakukan oleh jurusan. Tetapi harus memperbanyak aplikasi dan tingkatkan pengetahuan terus. Inovasi oleh jurusan sudah on the right track, kerjasama dengan perusahaan harus ditingkatkan.

4.       Tidak hanya  cukup menjadi orang pintar tapi juga harus cerdas dalam membaca situasi dan lingkungan. Harus kuat dalam tantangan yang lebih keras, belajar tapi tetap gaul, tetap menjaga culture yang ada, harus bisa bersaing dan tentunya bangga dengan jurusan Akuntansi Unpad.

 

Dr. Edi Selamet (Kepala KPP Penanaman Modal Asing Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia)

1.       Prinsip saya waktu kuliah, lebih baik mengulang untuk kuliah daripada lulus dengan cara mencontek. Saya cukup aktif di banyak kegiatan di organisasi kemahasiswaan. Saya lebih suka baca buku wajib daripada foto copy-an.

2.       Kiat sukses :

-          Harus punya visi

-          Mau belajar

-          Tidak mudah menyerah

-          Bangun Networking

3.       Inovasi yang sudah dilakukan oleh jurusan saya nilai sangat maju namun harus terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan, dan satu hal yang harus dipertimbangkan bahwa sampai kapan pun pajak menjadi isu sentral dalam dunia usaha.

 

Jetrinaldi, Akuntansi ’86 (General Manager Keuangan dan Akuntansi PT Latinusa TBK)

1.       Akuntansi Unpad dulu dengan sekarang berbeda. Saran sekarang cukup lengkap. Dulu orientasinya kuliah dan hanya terfikir untuk kuliah walau kondisinya seperti itu. Godaannya kurang begitu banyak karena belum begitu banyak aktivitas.

2.       Kiat suksesnya adalah kita harus mengerti apa yang ingin kita lakukan berdasarkan background kita.

3.       Saya bangga sekali akan inovasi yang diakukan oleh jurusan. Sebagai alumni, menjadi suatu kebanggaan jika kita bisa ikut serta dan berkontribusi dalam kegiatan jurusan.

4.       Dengan adanya tantangan baru, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tingkatkan ilmu & pengetahuan, bahasa, dan tentunya siapkan mental untuk siap kerja.

 

 

Deden Riyadi, Akuntansi ’86 (Partner Ernst & Young International)

1.       Saya senang menjalani kuliah saya dulu karena dari awal saya ingin jadi Akuntan. Dijalani semua dan semua yang dipelajari pasti ada gunanya. Cara belajar yang menurut saya paling efektif waktu itu adalah menghubungkan apa yang ada di buku dengan apa yang diterangkan oleh dosen.

2.       Kunci dari kesuksesan bagi saya adalag doa dari orang tua dan orang-orang sekitar saya. Beberapa kiat sukses dalam menjalankan profesi bagi saya adalah harus komitmen, mempunyai rasa memiliki, dan harus mempunyai kemampuan teknis.

3.       Inovasi-inovas oleh jurusan harus dilakukan. Sistem business school juga baik untuk diterapkan karena Akuntansi identik dengan dunia komersial dan kuliah di jurusan akuntansi tidak semata-mata akan jadi akuntan. Membawa industry masuk ke kampus juga merupakan inovasi yang baik karena akan menambah wawasan mahasiswanya.

4.       Pesan untuk mahasiwa baru :

-          Belajar yang benar

-          Harus punya integritas

-          Kembangkan diri kalian

-          Kuatkan kemampuan bahasa Inggris

 

Erry Rijana H., Akuntansi ’68 (Mantan Direktur Utama PT Timah Tbk ; Mantan Presiden Komisaris PT BEI ; Mantan Wakil Ketua KPK ; Presiden Komisaris PT BNI Tbk)

1.       Pengalaman yang saya dapatkan di Unpad, dari mulai akademik hinggal pengalaman berorganisasi, antara lain dalam bidang akademik saya dapat memahami dan mencintai akuntansi, selain itu dalam bidang organisasi, saya aktif dalam HIMA Akuntansi Unpad, sehingga mendapat banyak pengalaman.

2.       Kiat dalam mencapai kesuksesan adalah, jujur, integritas dalam bekerja, tidak mencuri apa yang bukan hak kita. Selain itu kerja keras dalam mencapai sesuatu dan jangan pernah berhenti belajar harus selalu diterapkan dalam mencapai kesuksesan.

3.       Inovasi harus selalu dilakukan serta ditingkatkan dalam mencapai kemajuan dalam  jurusan Akuntansi, salah satunya dengan membuat laboratorium Akuntansi untuk memperbanyak praktek, selain itu dapat juga dengan mengundang alumni untuk memberikan seminar tentang akuntansi, dll.

4.       Belajarlah dengan baik jangan lewatkan setiap kesempatan untuk memperoleh pembelajaran, jadikan kuliah nomer 1, namun harus tetap aktif dalam berorganisasi, karena organisasi membantu kita dalam berkomunikasi dengan orang lain yang sangat bermanfaat dalam dunia kerja.

 

Erwin, Akuntansi ‘ 79 (Direktur Keuangan PT Latinusa, Tbk)

1.       Saya saat kuliah terlambat lulus karena sudah bekerja sebelum lulus. Buku-buku dulu lebih tipis dibandingkan dengan sekarang. Jadi beruntung mahasiswa sekarang.

2.       Kiat suksesnya adalah lakukan kerjaan dengan seluruh kemampuan kita, jangan perhitungan dan perluas networking.

3.       Inovasi yang dilakukan oleh jurusan bagus sekali. Contohnya adalah modul praktika dibuat agar mahasiswa siap masuk dengan dunia kerja yang identik dengan praktek.

4.       Pesan untuk mahasiswa baru, boleh saja aktif di organisasi tetapi harus seimbang dengan kuliah jadi harus sinergi hingga mencapai kemajuan.

 

Harry Sukadis, Akuntansi ’72 (Direktur Keuangan Perum Peruri)

1.       Sewaktu kuliah saya lebih banyak belajar secara otodidak, yaitu belajar sendiri dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan akuntansi, saya membeli banyak buku-buku lalu saya pelajari sendiri di rumah, hal ini sangan efektif dibanding dengah hanya mengandalkan pembelajaran yang diberikan oleh dosen di kelas.

2.       Jujur dan jangan pernah berhenti untuk belajar, jangan sombong dan merasa puas dengan apa yang telah kita miliki, pelajari juga hal lain meski tidak berhubungan dengan akuntansi karena semua itu akan bermanfaat di masa depan nantinya, jadilah orang yang unik dan berbeda.

3.       Menurut saya saat ini jurusan telah semakin lebih baik, dengan memperhatikan hal praktek, tidak hanya sekedar teori saja.

4.       Belajar lebih baik, ikuti peraturan, dan hargai waktu, selain itu kembangkan apa yang telah kita  pelajari sehingga kita akan mengerti lebih baik dan harus selalu mengikuti perkembangan zaman agar menjadi manusia yang lebih baik.

 

 

Murtedjo, Akuntansi ‘ (Inspektur Utama Bea Cukai, Kementrian Keuangan RI)

1.       Saya aktif di BPM kampus, alasannya karena ketika kita aktif berorganisasi starting point di dunia kerja juga beda kalo kita di kampusnya cuma kuliah aja tapi bukannya cuma aktif harus bisa ngebuktiin juga dengan jadi aktivis kampus tetep bisa lulus cepet

2.       Harus memiliki integritas yang baik dalam segala hal dan jangan menganggap bahwa kegagalan adalah hambatan untuk mencapai keberhasilan tetapi justru menjadi challenge untuk menjadi lebih berhasil lagi dalam mencapai tujuan kita. Bisa dibilang kegagalan itu hanya  jalan putar untuk mencapai sebuah tujuan

3.       Hima itu udah kreatif tapi seharusnya bisa lebih banyak mengundang  praktisi-praktisi dari luar kampus untuk bisa memotivasi semua mahasiswa belajar lebih baik lagi.

4.       Pesan agar maba bisa dimotivasi sejak hari pertama kuliah untuk bisa menuntut ilmu lebih baik lagi. Misalnya dengan menyebut angkatan maba dengan tahun saat mereka lulus agar memiliki mindset untuk lulus tepat waktu.

 

Prof. Azhar Susanto, Akuntansi ’81 (Guru Besar Sistem Informasi Akuntansi FE Unpad)

                Sebagai dosen sekaligus guru besar di FE UNPAD ini saya merasakan banyak perubahan yang signifikan dalam segala hal dikampus FE UNPAD. Seperti fasilitas kelas yang semakin baik dengan adanya ac dan proyektor. Tapi disisi lain juga ada penurunan kualitas mental dan kedisiplinan mahasiswa.

                Tips sukses saya adalah lakukan yang terbaik jangan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hasil yang diinginkan tapi berusahalah sekuat mungkin dan berorientasilah ke prosesnya agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Buatlah tujuan yang jelas, kuatkan mental juga motovasi diri sendiri agar mampu melakukan hal-hal yang diinginkan demi mencapai tujuan dan yakinlah pada target dan tujuan yang telah dibuat agar itu semua bisa tercapai. KONSISTEN ON THE TRACK.

                Saya berharap seluruh mahasiswa Akuntansi UNPAD terutama mahasiswa baru dapat menjadi mahasiswa yang unggul dalam bidang yang diminatinya harus menjadi mahasiswa yang disiplin dan konsisten, kembangkan kemampuan yang dimiliki dan menentukan target dan tujuan untuk masa yang akan datang. Jadilah orang yang bernilai bukan berkedudukan. Jadilah orang yang memiliki target dan tujuan, konsisten dalam segala hal, bernilai di bidang yang diminati karena kita yang menentukan mau jadi apa kita dimasa depan.

Deddy Koesmana, Akuntansi ’74 (Managing Partner ERS Deloitte International)

1.       Saya dulu disamping kuliah juga ikut berorganisasi seperti senat. Yang menentukan keberhasilan seseorang nantinya tidak hanya dari segi akademis. Selain belajar, saya juga bergaul, olah raga, aktif organisasi. Saya sangat puas dengan masa muda saya.

2.       Kiat sukses :

-          Bersyukur atas yang diperoleh

-          Cari ilmu dari kuliah juga dari sumber lain.

-          Perluas networking

-          Punya banyak teman yang benar

3.       Inovasi yang dilakukan jurusan saat ini sangat bagus. Sekarang jurusan sedah membuka diri dibandingkan dulu dan sudah on the right track. Sebaiknya harus selalu dijaga keseimbangannya sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan ilmunya dan kemampuan mengekspresikan yang dia tahu. Kampus juga harus memberikan sarana kepada jurusan agar memberikan bekal pada mahasiswanya untuk berfikir logis.

4.       Pesan untuk mahasiswa baru :

-          Harus belajar giat

-          Jangan lupa dengan pergaulan karena pergaulan penting untuk berkomunikasi

-          Jaga kesehatan agar kondisi kesehatan selalu prima

-          Olah raga yang cukup, juga bermusik dan seni lainnya. Jangan hanya belajar saja.

Penny, (Kakanwil Pajak Sumatera Barat)

1.       Masa kuliah saya paling mengasyikan terutama karena bertemu dengan teman-teman. Saya juga dulu aktif di Himpunan Mahasiswa.

2.       Seorang pemimpin atau leader harus memberi pengaruh positif terhadap lingkungannya, juga harus tahu akar dari suatu permasalahan agar dapat mengetahui cara penyelesaiannya.

3.       Inovasi yang dilakukan jurusan sudah sangat bagus. Saran sayam jurusan juga harus tahu apa yang dibutuhkan oleh pasar lalu pengetahuan tersebut diberikan kepada mahasiswa agar mereka siap dalam dunia kerja.

4.       Pesan untuk mahasiswa baru : kali an merupakan murid-murid yang pintar karena berhasil diterima di Akuntansi Unpad. Maka kepintaran kalian menjadi bekal jadi harus diasah dengan belajar giat, aktif berorganisasi juga harus terbiasa terbuka atas kritik yang membangun.

 

M. Afdal Bahaudin, Akuntansi ’76 (Direktur Keuangan PT Pertamina)

1.       Belajar itu sebagai modal awal saat bekerja. Saat bekerja, ilmu pengetahuan yang kita dapat saat kuliah pun berkembang. Menjadi mahasiswa akuntansi tidak hanya harus belajar Akuntansi. Aktif di organisasi juga nantinya berpengaruh di dunia pekerjaan.

2.       Kiat sukses :

-          Menjadi orang baik dan berguna untuk orang lain

-          Perluas networking

-          Harus menjadi orang yang jujur

-          Harus bekerja secara maksimal dan beyong ekspektasi orang lain

3.       Saran saya agar jurusan lebih look forward dan berinteraksi lebih dengan lembaga-lembaga di luar bandung dan bergerak dalam skala nasional.

4.       Belajar ilmu akuntansi adalah bekal utama tetapi harus punya bekal lainnya dengan mempelajari ilmu lain. Networking juga harus kuat serta harus Think Out Of The Box.

 

Tosin, Akuntansi ‘76

1.       Saat saya kuliah saya bukan tipe yang kutu buku. Saya selalu berteman dengan teman kuliah dan mengurangi aktivitas dengan teman diluar kuliah karena menurut saya berteman dengan teman kuliah membuat saya belajar lebih rajin. Cara belajar saya dulu saya banyak membuat rangkuman sebagai referensi kuliah.

2.       Kiat sukses :

-          Harus menyelesaikan apa yang sudah ditugaskan

-          Harus membuat orang percaya dengan kita karena dengan kepercayaan tinggi, maka penugasan sesuatu kepada kita juga tinggi

-          Apapun penugasannya, pengerjaannya harus disertai kepercayaan dan amanah.

3.       Saya merupakan seorang pemerhati akan inovasi-inovasi yang dilakukan jurusan dan sudah ada peningkatan kualitas. Mahasiswa harus bisa mengambil manfaat dari inovasi-inovasi ini dan dapat terlihat dari peningkatan cara belajar mengajar.

4.       Jadilah mahasiswa yang diatas rata-rata karena dengan menjadi above average, probabilitas untuk maju lebih dari orang lain lebih besar. Ikut organisasi dari sekarang agar nantinya saat dunia kerja tidak sulit untuk me-manage teman.

 

Dadang Gunawan, Akuntansi ’92 (Head of Internal Audit SCTV)

Menurut saya kuliah itu the best experience ever. Jurusan Akuntansi, baik akademik maupun kualitasnya adalah yang terbaik. Kiat sukses yang paling utama adalah harus kritis, baik secara akademik ataupun non akademik, juga aktif dalam mengeluarkan solusi. Saya menyambut baik sekali inovasi yang dilakukan oleh jurusan, menurut saya inovasi yang paling penting itu adalah inovasi dalam mental, baik mahasiswa, tim pendidik, maupun staff birokrasi kampus. Inovasi harus dilakukan jangan secara tanggung, mahasiswa harus bisa membuka diri pada dunia nyata. Pesan saya untuk mahasiswa baru, jangan takut mengkritik senior, masa kuliah adalah masa yang paling indah karena teman-teman diminta untuk menjadi manusia sesungguhnya.

Tim 45 Mahasiswa Tim 45 Mahasiswa
Kunjungan Ke PT LatinusaKunjungan Ke PT Latinusa
Telecommunication Industry Knowledge TrainingTelecommunication Industry Knowledge Training
KPU dengan Metode Pemilihan ElektronikKPU dengan Metode Pemilihan Elektronik
NAW 2011NAW 2011
Rapat LatinusaRapat Latinusa

Tautan Alumni